Tips Menjadi Editor Photo Profesional Yang Baik

Tips Menjadi Editor Photo Profesional Yang Baik

Anda tertarik masuk di bidang fotografi. Saat ini, foto dan gambar selalu memenuhi internet terutama social media. Kebutuhan sangat tinggi apalagi untuk konten marketing dan pemasaran. Selain itu, fungsi foto juga berkembang terutama bagi para seller online dan bisnis. Anda kadang melihat menu di restoran dengan foto yang unik dan menarik. Selain fotografer, ada satu orang lagi yang bertanggung jawab agar kualitas sangat baik. Mereka adalah editor yaitu tim atau orang yang melakukan editing sehingga foto sesuai dengan keperluan. Anda tidak perlu ahli fotografi karena editor tidak langsung mengambil foto. Sebaliknya, editor photo profesional harus mengerti cara mewujudkan kemauan customer dan para klien. Tips berikut ini berguna sebagai referensi.

Cara Menjadi Editor Photo Profesional

Tips Menjadi Editor Photo Profesional Yang Baik
  • Alat dan perangkat

Editor photo terdiri dari dua kategori yaitu freelance dan mereka yang terikat kontrak. Bagi yang baru memulai, freelance merupakan pilihan terbaik karena fleksibel serta mudah berkembang. Selanjutnya, Anda mulai dengan menyiapkan alat dan perangkat. Ini adalah investasi besar yang memang harus tersedia. Editing photo tidak perlu komputer atau laptop mahal. Yang terpenting adalah kartu grafis, processor, dan ram mampu menunjang software untuk editing. Bagi mereka yang sudah terikat kontrak, perangkat seperti komputer dan lainnya menjadi tanggung jawab perusahaan atau pemberi kerja.

Selain laptop, ada juga smartphone dan tablet yang dapat dipakai sebagai alat untuk editing photo. Anda tidak perlu alergi dengan perangkat yang sering dipakai banyak orang. Sebaliknya, penggunaan gadget justru membuat pekerjaan lebih mudah dan praktis. Hasilnya juga sangat memuaskan apalagi digunakan dengan aplikasi yang tepat. Perangkat untuk kerja desain grafis menyesuaikan dengan order dari klien.

  • Software

Perangkat sudah siap dan langkah berikutnya adalah software. Beberapa tahun lalu, orang hanya mengenal photoshop sebagai software populer untuk editing foto dan gambar. Saat ini, Anda bisa memakai aplikasi lain misalnya adobe illustrator dan lightroom. Sebagai tambahan, ada juga software buatan corel dan beberapa perusahaan teknologi lain di bidang desain grafis. Selain itu, Anda juga menemukan beberapa aplikasi populer yang praktis dan berbasis online misalnya canva. Bagi yang ingin bergerak di bidang desain grafis, pemahaman mengenai software dan tren saat ini merupakan bagian penting. Pastikan menggunakan aplikasi terbaru dan resmi. Hindari software bajakan. Jika uang menjadi kendala, pakai open source atau lisensi gratis.

  • Latihan dan skill

Jika Anda memang berniat menjadi editor photo profesional, lakukan latihan untuk mengasah skill. Editing photo bukan sekedar mengubah warna, crop, cut, trim, dan resize. Masih banyak aspek teknis lain yang mampu membuat foto menjadi berkualitas. Anda bisa memulai dari tutorial gratis lalu fokus ke satu tema terlebih dahulu. Setelah itu, coba trik lain terutama editing level menengah. Selanjutnya, Anda mencoba lagi beberapa prosedur editing level tinggi dan setara profesional. Skill sangat berperan penting ketika ingin terjun di bidang desain grafis. Anda bisa memperoleh sertifikasi agar kompetensi diakui. Apabila berhasil lulus, sertifikat dapat meningkatkan nilai jual.

  • Portfolio

Akan tetapi, ada satu hal yang tidak boleh lupa yaitu portfolio. Bagi freelancer, banyak website yang menyediakan layanan gratis sharing foto dan gambar. Anda membuat akun dan upload hasil editing. Calon klien lebih sering mengecek portfolio dibandingkan skill dan sertifikat. Hasil kerja Anda menunjukkan kualitas dan level. Dari berbagai tipe dan desain yang ada di portofolio, mereka memutuskan apakah akan memakai jasa Anda atau tidak.

Lebih Lanjut Tentang Photo Editing

Editor Photo Profesional

Bagi mereka yang masih pemula artinya belum mengerti apapun mengenai desain grafis, perjalanan panjang dan berat siap menanti. Anda tidak perlu berkecil hati karena terlambat memulai. Di era digital, photo editor bukan lagi skill yang eksklusif. Sebaliknya, siapapun yang berdedikasi dapat melakukan editing dengan kualitas sangat bagus. Profesional dinilai bukan dari skill atau pengetahuan teori. Yang terpenting adalah menunjukkan hasil kerja dan portofolio yang bervariasi.

Selanjutnya, Anda juga perlu meningkatkan etos kerja dan komunikasi. Desain grafis tidak dapat dinilai secara mutlak karena menyesuaikan dengan persepsi klien. Tugas Anda sebagai profesional di bidang photo editing adalah membuat produk yang sejalan dengan apa yang mereka butuhkan. Informasi dan masukan Anda juga berperan dalam menentukan ekspektasi hasil akhir. Agar tidak terjadi salah paham, persiapkan skill komunikasi yang tepat. Anda tidak ingin kehilangan job, kontrak, dan customer karena tidak mampu menginterpretasikan keinginan mereka.

Editor photo profesional harus mampu menjaga kepercayaan. Klien dapat beralih ke editor lain dengan mudah. Akan tetapi, mereka juga beresiko mendapatkan hasil yang tidak sepadan. Disisi lain, kedua belah pihak berusaha saling berkomunikasi sehingga mampu bekerja saling menguntungkan. Anda perlu menjaga etos kerja terutama kepercayaan.